Sepi! Ketika embun-embun pagi masih menggelayut di antara ujung-ujung rerumputan yang kini kian rindang diantara berbarisnya batu nisan di pemakaman itu. Ketika pagi masih menyergap dingin yang semakin membekukan langkah kaki.
Hanya kerlingan mata yang mampu menyapu sekeliling hamparan lahan tandus yang kini mulai basah diterpa musim hujan di masa penghujung tahun ini.
Aku masih berdiri.
Bukan arena wisata yang aku harapkan, bukan pula kesendirian di puncak gunung Semeru yang aku impikan untuk sekedar mengisi waktu di penghujung dasawarsa pertama di abad ini. Seperti yang mereka semua rencanakan. Namun, cukup dengan sebuah kemampuan untuk melangkah lebih bijak, itupun aku kira sudah lebih dari cukup dari semuanya.
Untuk itu, pagi ini aku langkahkan kaki menuju sebuah tempat dimana orang-orang mulai melupakan mereka yang sebelumnya pernah mereka cintai. Sebuah tempat dimana orang-orang mulai membiarkan mereka yang sebelumnya pernah mereka sayangi kini terbujur kaku dan sendiri. Disana. Pemakaman yang akan menjadi terminal menuju babak baru yang telah lama semestinya kita ketahui.
Matahari pagi yang kini mulai menggeliat lemah dibalik awan di ufuk sana, ataukah hembusan angin yang kembali dingin, yang mengelus perlahan wajah ini ternyata tak mampu membuyarkan ingatan ini atas semua yang telah terjadi. Andaikah tak pernah ada langkah di esok pagi, mungkin semua akan bersisa dengan penyesalan atas segalanya. Dan aku merasakannya.
Bermuhasabah, membayangkan seandainya aku berada diantara mereka yang kini telah berada menunggu di alam sana. Aku menghentikan langkahku.
Sebuah makam yang terlalu kusam untuk dikatakan sebagai sebuah tempat peristirahatan kini membisu di ujung sana. Sebuah ukiran nama yang telah semakin samar tertulis dibalik tingginya ilalang yang menutupinya. Tak ada seikat bunga, tak ada sebuah bintang jasa. Hanya ada sebuah tanya, apakah bahagia dia yang mengisinya disana? ataukah justru siksa yang tengah dia derita? Wallahu'alam ...
Aku tertegun ...
Kerikil kecil mulai menghadang didepan sana.
Ingin rasanya aku berlari, melupakan segalanya dan menjauh darinya. Dari semua yang akan membawaku ke satu poros waktu menuju satu dimensi baru kehidupan barzah-nya. Kapanpun itu.
Namun dilain waktu, ingin rasanya aku justru berlari dan meraih semuanya lebih cepat dari seharusnya. Memasuki dimensi baru itu yang mungkin akan membawa diri ini terlepas dari semua keangkuhan dan ketidakadilan dunia.
Setiap jiwa memang akan merasakannya. Merasakan satu hal yang mereka sebut sebagai kematian itu. Setidaknya memang begitulah berkali Allah mengatakannya dalam firman-Nya. Dan akupun menyadari sepenuhnya.
Namun yang selalu menjadi pertanyaan bagiku adalah, mengapa meskipun aku tahu akan semua itu tapi tak jarang aku seakan melupakannya dan tak sedikitpun mengindahkannya.
Tak jarang aku justru melalaikannya dan membiarkan semuanya bagaikan air yang mengalir tak berujung dan tak berarah.
Aku masih berdiri. Diantara batu nisan yang berbaris rapi dan diantara ilalang yang semakin meninggi menutupi lahan tandus yang kini mulai basah oleh hujan tadi malam.
Perlahan aku menundukkan pandangku. Haruskah kubenamkan wajahku dalam rasa untuk berkata, "Betapa rapuhnya aku?". Semoga saja tidak.
Dan andaikan esok mentari pagi akan menari lagi, dan awan putih mengaraknya kembali menuntun langkah ini untuk kembali tertatih dan berlari. Kini aku harapkan untuk mampu berdiri dan berlari, bukan lagi menuju keremangan jiwa, namun menuju cahaya-Nya yang akan semakin menerangi jiwa. Melangkah dalam rahmat dan ridha-Nya.
Aku mengharapmu yaa RABB ...Untuk hidup yang lebih baik. InsyaAllah ...
Jumat, 21 Oktober 2011
SEDIKIT DARI KU UNTUK MU UKHTI
ALLAH menguji keikhlasan bila bersendirian
ALLAH memberi kedewasaan bila ada masalah
ALLAH melatih kesabaran dalam kesakitan
ALLAH tak pernah mengambil sesuatu yang kita sayang kecuali menggantikan dengan yang lebih baik
ya ukthi ...
Saat dirimu bersedih dan hanya mampu menangis, berbicaralah pada akalmu yang bersih,hatimu yang suci dan jiwamu yang jernih ‘JANGAN PUTUS ASA DAN JANGAN PULA KECEWA TETAPI OPTIMISLAH,SESUNGGUHNYA ALLAH BESERTA KITA,ALLAH AKAN MENOLONG KITA,ALLAH YANG AKAN MEMBERIKAN KEBAHAGIAAN KEPADA KITA DAN ALLAH LAH YANG MEMELIHARA DAN MELINDUNGI KITA’ .
Cukuplah kemuliaanmu dengan menjadi seorang muslimah.Bukan emas yang akan mempercantikkanmu,melainkan yang mempercantikkanmu adalah akhlakmu yang hasanah dan kekayaanmu adalah etikamu.
Firman Allah subhanahuwa taala: JANGANLAH KAMU BERSIKAP LEMAH,DAN JANGANLAH PULA KAMU BERSEDIH HATI,PADAHAL KAMULAH ORANG-ORANG YANG PALING TINGGI(darjat), JIKA KAMU ORANG-ORANG YANG BERIMAN- (surah Ali Imran ayat 139)-
jika ukhti telah melakukan ‘kekeliruan’ pada masa lalu jadikanlah hal itu sebagai pengajaran kemudian jangan ulang lagi sesudah mengambil pelajaran darinya.Perbaikilah dirimu maka Allah akan redho terhadapmu. Peliharalah hati dari menduakan Allah dan Rosul NYa.jagalah hubungan mu dengan Allah nescaya Allah akan menjagamu.Ingatlah!Air mata taubat adalah air yang paling suci,gembiralah dengan hidup ini kerana hidup ini indah dan jadikanlah ia hamparan bagi setiap kebaikan,beramallah untuk akhirat seiring dengan duniamu.
ALLAH memberi kedewasaan bila ada masalah
ALLAH melatih kesabaran dalam kesakitan
ALLAH tak pernah mengambil sesuatu yang kita sayang kecuali menggantikan dengan yang lebih baik
ya ukthi ...
Saat dirimu bersedih dan hanya mampu menangis, berbicaralah pada akalmu yang bersih,hatimu yang suci dan jiwamu yang jernih ‘JANGAN PUTUS ASA DAN JANGAN PULA KECEWA TETAPI OPTIMISLAH,SESUNGGUHNYA ALLAH BESERTA KITA,ALLAH AKAN MENOLONG KITA,ALLAH YANG AKAN MEMBERIKAN KEBAHAGIAAN KEPADA KITA DAN ALLAH LAH YANG MEMELIHARA DAN MELINDUNGI KITA’ .
Cukuplah kemuliaanmu dengan menjadi seorang muslimah.Bukan emas yang akan mempercantikkanmu,melainkan yang mempercantikkanmu adalah akhlakmu yang hasanah dan kekayaanmu adalah etikamu.
Firman Allah subhanahuwa taala: JANGANLAH KAMU BERSIKAP LEMAH,DAN JANGANLAH PULA KAMU BERSEDIH HATI,PADAHAL KAMULAH ORANG-ORANG YANG PALING TINGGI(darjat), JIKA KAMU ORANG-ORANG YANG BERIMAN- (surah Ali Imran ayat 139)-
jika ukhti telah melakukan ‘kekeliruan’ pada masa lalu jadikanlah hal itu sebagai pengajaran kemudian jangan ulang lagi sesudah mengambil pelajaran darinya.Perbaikilah dirimu maka Allah akan redho terhadapmu. Peliharalah hati dari menduakan Allah dan Rosul NYa.jagalah hubungan mu dengan Allah nescaya Allah akan menjagamu.Ingatlah!Air mata taubat adalah air yang paling suci,gembiralah dengan hidup ini kerana hidup ini indah dan jadikanlah ia hamparan bagi setiap kebaikan,beramallah untuk akhirat seiring dengan duniamu.
Katakan Pada Cinta
Bismillah.....
Yaa Allah...sampaikan satu kata pada cinta
Bahwa aku punya rasa.. bernama cinta
Maka sampaikan pada dia.. aku menanti cinta
Datang pada episode rasa
Hanya saja.. dia perlu tau satu harta
Ialah..CINTA
yang menyebabkannya jatuh cinta
yang memberinya rasa cinta.
yang mengukirkan cinta di sekeliling hidupnya
Yaitu Kau, Sang Maha Cinta
dulu.. hari ini.. dan di masa nanti
Katakan pula pada cinta
Untuk tetap memelihara diri
Menjaga hati
Bertutur suci dan lurus gerak diri
Agar kami temu.. dalam cinta yang sebenar-benar cinta
Katakan pada cinta
Makin aku memerlukannya
Karena peradaban kian gelap
Dan pelitaku.. pernah kutitipkan padanya
Semoga cinta tak lupakan
Karena cahaya itu.. kupesankan untuk dipelihara
Dulu..
Sejak Engkau tetapkan dari tulang rusuk cinta
aku harus tercipta
Katakan padanya
Cukup rindu kutanam dalam
Hingga ia datang dalam takdir pertemuan
Namun.. Yaa Rabb-ku..
Bolehkah kuminta pada-Mu
Untuk datangkannya
Meski tanpa kereta kencana
Dan tanpa alamat istana
Bila KAU mengutus cinta untuk menjemputku
Bekali ia ‘kekuatan iman’
Demi menemani fluktuasiku
Bawakan ia taqwa
Demi menemani kembang kempis ibadahku
Beri ia ‘gagah’
Demi menemani melankolisku
Lengkapi ia dengan peta surga
Demi membawaku kesana
Yaa Qahhar
Paksakan cinta untuk datang tanpa terpaksa
Yaa Waduud
Penuhi keranjang hidupnya dengan cinta
Yaa Hamiid
Hiasi ia dengan terpuji
Yaa Fattah
Bukakanlah baginya pintu terbaik
Yang kan mengantarnya untuk menemukanku.....
Yaa Allah...sampaikan satu kata pada cinta
Bahwa aku punya rasa.. bernama cinta
Maka sampaikan pada dia.. aku menanti cinta
Datang pada episode rasa
Hanya saja.. dia perlu tau satu harta
Ialah..CINTA
yang menyebabkannya jatuh cinta
yang memberinya rasa cinta.
yang mengukirkan cinta di sekeliling hidupnya
Yaitu Kau, Sang Maha Cinta
dulu.. hari ini.. dan di masa nanti
Katakan pula pada cinta
Untuk tetap memelihara diri
Menjaga hati
Bertutur suci dan lurus gerak diri
Agar kami temu.. dalam cinta yang sebenar-benar cinta
Katakan pada cinta
Makin aku memerlukannya
Karena peradaban kian gelap
Dan pelitaku.. pernah kutitipkan padanya
Semoga cinta tak lupakan
Karena cahaya itu.. kupesankan untuk dipelihara
Dulu..
Sejak Engkau tetapkan dari tulang rusuk cinta
aku harus tercipta
Katakan padanya
Cukup rindu kutanam dalam
Hingga ia datang dalam takdir pertemuan
Namun.. Yaa Rabb-ku..
Bolehkah kuminta pada-Mu
Untuk datangkannya
Meski tanpa kereta kencana
Dan tanpa alamat istana
Bila KAU mengutus cinta untuk menjemputku
Bekali ia ‘kekuatan iman’
Demi menemani fluktuasiku
Bawakan ia taqwa
Demi menemani kembang kempis ibadahku
Beri ia ‘gagah’
Demi menemani melankolisku
Lengkapi ia dengan peta surga
Demi membawaku kesana
Yaa Qahhar
Paksakan cinta untuk datang tanpa terpaksa
Yaa Waduud
Penuhi keranjang hidupnya dengan cinta
Yaa Hamiid
Hiasi ia dengan terpuji
Yaa Fattah
Bukakanlah baginya pintu terbaik
Yang kan mengantarnya untuk menemukanku.....
Mutuara Cinta
Agar cinta tidak menjerumuskan kita ke dalam lubang kehinaan, ada baiknya kita mengambil hikmah dari sumber-sumber islam dan perkataan para ulama berikut ini.
Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus, tumbuhlah oleh karena embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur, di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji. (Hamka)
Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat. (Hanka)
Tanda cinta kepada Allah adalah banyak mengingat (menyebut) Nya, karena tidaklah engkau menyukai sesuatu kecuali engkau akan banyak mengingatnya. Ar Rabi’ bin Anas (Jami’ al ulum wal Hikam, Ibnu Rajab)
Aku tertawa (heran) kepada orang yang mengejar-ngejar (cinta) dunia padahal kematian terus mengincarnya, dan kepada orang yang melalaikan kematian padahal maut tak pernah lalai terhadapnya, dan kepada orang yang tertawa lebar sepenuh mulutnya padahal tidak tahu apakah Tuhannya ridha atau murka terhadapnya. (Az Zuhd, Imam Ahmad)
Sesungguhnya apabila badan sakit maka makan dan minum sulit untuk tertelan, istirahat dan tidur juga tidak nyaman. Demikian pula hati apabila telah terbelenggu dengan cinta dunia maka nasehat susah untuk memasukinya.Malik bin Dinar (Hilyatul Auliyaa’)
Cintailah kekasihmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi musuhmu. Dan bencilah musuhmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi kekasihmu. (Ali bin Abi Thalib)
Engkau berbuat durhaka kepada Allah, padahal engkau mengaku cinta kepada-Nya? Sungguh aneh keadaan seperti ini. Andai kecintaanmu itu tulus, tentu engkau akan taat kepada-Nya. Karena sesungguhnya, orang yang mencintai itu tentu selalu taat kepada yang ia cintai.(A’idh Al-Qorni)
Demikianlah beberapa kutipan dari sedikit tokoh-tokoh islam yang semoga bisa kita ambil hikmahnya. Semoga Allah memudahkan saya untuk menambah koleksi ini dan memberikan manfaat kepada pembacanya. . .Ingat prinsip ABC
A : Ambil yg baik
B : Buang yg buruk
C : Ciptakan yg baru
Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus, tumbuhlah oleh karena embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur, di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji. (Hamka)
Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat. (Hanka)
Tanda cinta kepada Allah adalah banyak mengingat (menyebut) Nya, karena tidaklah engkau menyukai sesuatu kecuali engkau akan banyak mengingatnya. Ar Rabi’ bin Anas (Jami’ al ulum wal Hikam, Ibnu Rajab)
Aku tertawa (heran) kepada orang yang mengejar-ngejar (cinta) dunia padahal kematian terus mengincarnya, dan kepada orang yang melalaikan kematian padahal maut tak pernah lalai terhadapnya, dan kepada orang yang tertawa lebar sepenuh mulutnya padahal tidak tahu apakah Tuhannya ridha atau murka terhadapnya. (Az Zuhd, Imam Ahmad)
Sesungguhnya apabila badan sakit maka makan dan minum sulit untuk tertelan, istirahat dan tidur juga tidak nyaman. Demikian pula hati apabila telah terbelenggu dengan cinta dunia maka nasehat susah untuk memasukinya.Malik bin Dinar (Hilyatul Auliyaa’)
Cintailah kekasihmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi musuhmu. Dan bencilah musuhmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi kekasihmu. (Ali bin Abi Thalib)
Engkau berbuat durhaka kepada Allah, padahal engkau mengaku cinta kepada-Nya? Sungguh aneh keadaan seperti ini. Andai kecintaanmu itu tulus, tentu engkau akan taat kepada-Nya. Karena sesungguhnya, orang yang mencintai itu tentu selalu taat kepada yang ia cintai.(A’idh Al-Qorni)
Demikianlah beberapa kutipan dari sedikit tokoh-tokoh islam yang semoga bisa kita ambil hikmahnya. Semoga Allah memudahkan saya untuk menambah koleksi ini dan memberikan manfaat kepada pembacanya. . .Ingat prinsip ABC
A : Ambil yg baik
B : Buang yg buruk
C : Ciptakan yg baru
MUNAJAT
Maha kehidupan, kalau sungguh bagi-Mu aku dilahirkan
Bukakanlah hati, telanjangkan dada Dunia
Agar senantiasa dari padanya aku menyusu
Menghisap tenaga dari sumber-sumber yang murni.
Kupaslah Matahari dari kelopak wasangnya
Biar tak lagi berkedip dalam menatap dunia
Nyalang bagi harimau serta silau bagi gelita
Terbuka bagi asap dan bunga api waktu.
Ya Allah…..
Karena cinta Engkau meletakkan 2 malaikat di pundakku.
Dan Engkau pun berkata,
“Inilah pengasuh-pengasuhmu yang sayap-sayapnya bisa membawamu
terbang ke langit sekaligus berpijak di bumi”
Ya Allah….
Pada Muhammad Kau anugrahkan kemuliaan…….
Pada Sulaiman kau limpahkan keberadaan………….
Kau tunjukkan keindahan-Mu melalui Yusuf dan cinta kasih-Mu melalui Isa…….
Di hati kekasih sejati pun Kau tanamkan kema’rifan.
Kau jadikan bintang-bintang selalu bertasbih pada-Mu…………
Kau ciptakan pepohonan tuk berzikir pada-Mu……
Dan Engkau membuat binatang-binatang bersalawat pada-Mu.
Ya Allah……
Dalam sujudku, Ku usung berbagai harapan yang kan menenangkan batin ini.
Ya Allah….. Ya Robb…….
Segala rasa dan asa ku pertautkan kepada-Mu.
Ya Allah………
Kini malam telah tiba.......
Dan di atas sajadah Bumi ini, di bawah mihrab langit-MU
Dengan segenap ketulusan kuserahkan kegelisahan,
pemberontakan, dan rinduku pada-Mu.
Ya Allah……Ya Robb……..
Kapan lagi aku masuk ke arus sungai darah-Mu Jika tidak saat ini juga?????
Laut-Mu terlalu dalam untuk ku salami, tapi kelewat mengundang jika hanya ku pandang……..
Ya Allah……….Ya Robb………
Aku terlalu lelah berperang melawan nafsu dan kesia-siaan…….
Yang memburuku dan mengintai dari rongga jiwaku.
Izinkan saat ini juga, aku masuk ke pori-pori tubuh-Mu,sembunyi dalam urat nadi-Mu
Agar terhindar dari segala tembakan dan tarlepas dari segala jebakan.
Izinkan pula ku minum darah-Mu tuk menjadi darahku yang kan mewarnai detak jantungku.
Bukakanlah hati, telanjangkan dada Dunia
Agar senantiasa dari padanya aku menyusu
Menghisap tenaga dari sumber-sumber yang murni.
Kupaslah Matahari dari kelopak wasangnya
Biar tak lagi berkedip dalam menatap dunia
Nyalang bagi harimau serta silau bagi gelita
Terbuka bagi asap dan bunga api waktu.
Ya Allah…..
Karena cinta Engkau meletakkan 2 malaikat di pundakku.
Dan Engkau pun berkata,
“Inilah pengasuh-pengasuhmu yang sayap-sayapnya bisa membawamu
terbang ke langit sekaligus berpijak di bumi”
Ya Allah….
Pada Muhammad Kau anugrahkan kemuliaan…….
Pada Sulaiman kau limpahkan keberadaan………….
Kau tunjukkan keindahan-Mu melalui Yusuf dan cinta kasih-Mu melalui Isa…….
Di hati kekasih sejati pun Kau tanamkan kema’rifan.
Kau jadikan bintang-bintang selalu bertasbih pada-Mu…………
Kau ciptakan pepohonan tuk berzikir pada-Mu……
Dan Engkau membuat binatang-binatang bersalawat pada-Mu.
Ya Allah……
Dalam sujudku, Ku usung berbagai harapan yang kan menenangkan batin ini.
Ya Allah….. Ya Robb…….
Segala rasa dan asa ku pertautkan kepada-Mu.
Ya Allah………
Kini malam telah tiba.......
Dan di atas sajadah Bumi ini, di bawah mihrab langit-MU
Dengan segenap ketulusan kuserahkan kegelisahan,
pemberontakan, dan rinduku pada-Mu.
Ya Allah……Ya Robb……..
Kapan lagi aku masuk ke arus sungai darah-Mu Jika tidak saat ini juga?????
Laut-Mu terlalu dalam untuk ku salami, tapi kelewat mengundang jika hanya ku pandang……..
Ya Allah……….Ya Robb………
Aku terlalu lelah berperang melawan nafsu dan kesia-siaan…….
Yang memburuku dan mengintai dari rongga jiwaku.
Izinkan saat ini juga, aku masuk ke pori-pori tubuh-Mu,sembunyi dalam urat nadi-Mu
Agar terhindar dari segala tembakan dan tarlepas dari segala jebakan.
Izinkan pula ku minum darah-Mu tuk menjadi darahku yang kan mewarnai detak jantungku.
HATI
hati...
relakanlah segala derita ini
tempuhilah segala onak ini
andai kau yakini kan bersatu
hati...
sungguh pun aku tewas
kerena engkaulah aku masih bertahan
kau bisikkan padaku...
inilah kebahagiaanku
inilah kehidupanku
inilah jua perjuanganku
kau sematkan kesabaran
kau kukuhkan keimanan
tatkala jiwaku dilanda kehampaan
hati...
yakinkanlah
cinta ini utk dimiliki
walau jasad ku tiada abadi
harumnya tetap hakiki.
ya ALLAH ya RABB..
walau seberat mana pun UJIAN yg hendak kau beri,
aku mohon pertolongan dr Mu untuk kau kuatkan imanku,
sabarkn hati ku...
kerana aku tahu UJIAN yg datang hanya untuk menguji
dan balasan atas DOSA2 yg pernah aku lakukan..
jika mmg salah ku,
aku bersujud pd Mu memohon ampunan,
kau yg maha kekal..
relakanlah segala derita ini
tempuhilah segala onak ini
andai kau yakini kan bersatu
hati...
sungguh pun aku tewas
kerena engkaulah aku masih bertahan
kau bisikkan padaku...
inilah kebahagiaanku
inilah kehidupanku
inilah jua perjuanganku
kau sematkan kesabaran
kau kukuhkan keimanan
tatkala jiwaku dilanda kehampaan
hati...
yakinkanlah
cinta ini utk dimiliki
walau jasad ku tiada abadi
harumnya tetap hakiki.
ya ALLAH ya RABB..
walau seberat mana pun UJIAN yg hendak kau beri,
aku mohon pertolongan dr Mu untuk kau kuatkan imanku,
sabarkn hati ku...
kerana aku tahu UJIAN yg datang hanya untuk menguji
dan balasan atas DOSA2 yg pernah aku lakukan..
jika mmg salah ku,
aku bersujud pd Mu memohon ampunan,
kau yg maha kekal..
Tieihan Masa Esok
Yang di Cari,
WaLau bukan putri Raja,
biarlah putri Agama.
Yang di impi,
biarlah tak Punya rupa,
asal sedap di pandang mata,
Yang dinilai,
bukan sempurna sifat jasmani,
Asal sehat rohani & sempurna hati.
Yang di harap,
Bukan jihad pada semangat asal,
Perjuangannya ada matlamat.
Yang datang,
Tak perlu bidadari yg gemilang,
Karna ana ikhwan yg siLam yg Kelam.
Yang di nanti,
Bukan lamaran dengan permata,
Cukuplah dengan Akad & Janji setia.
Dan yang akan terjadi,
Andai tak sama kehendak hati,
Ridho dengan Ketetapan ilahi,
karna itulah ketentuan sejak Azali....
WaLau bukan putri Raja,
biarlah putri Agama.
Yang di impi,
biarlah tak Punya rupa,
asal sedap di pandang mata,
Yang dinilai,
bukan sempurna sifat jasmani,
Asal sehat rohani & sempurna hati.
Yang di harap,
Bukan jihad pada semangat asal,
Perjuangannya ada matlamat.
Yang datang,
Tak perlu bidadari yg gemilang,
Karna ana ikhwan yg siLam yg Kelam.
Yang di nanti,
Bukan lamaran dengan permata,
Cukuplah dengan Akad & Janji setia.
Dan yang akan terjadi,
Andai tak sama kehendak hati,
Ridho dengan Ketetapan ilahi,
karna itulah ketentuan sejak Azali....
Langganan:
Postingan (Atom)