Kamis, 19 April 2012

Aura Kasih

Dalam kesedihan selalu terpancar keindahannya. dalam keceriaannya, selalu terpancar semangat dan rasa senang yang mempengaruhi orang lain.

dalam proses interaksi kita dengan semua orang yang ada di sekitar, terkadang kita selalu mengevaluasi aspek positif kita apakah berhasil atau tidak untuk berinteraksi dengan orang lain. apakah nasehat yang kita berikan didengar oleh orang lain, ataukah kita yang dihormati oleh orang lain. biasanya hal hal ini yang menjadi satu parameter apakah kita bermanfaat dan berarti di kalangan masyarakat.

aku belajar dalam interaksiku dengan anak-anak. bahwa sesungguhnya yang dibutuhkan kita untuk memberi pemahaman kepada orang lain, bukan dengan hanya wujud nyata kita untuk mereka seperti bantuan atau semacamnya. karena bisa jadi hal hal nyata tersebut malah tidak memberikan satu respon positif dari mereka atas sikap kita. mungkin perlu juga, tapi itu tidak menjadi porsi besar dalam memahami proses komunikasi kita. karena yang justru diperlukan adalah niat dan pikiran dalam hati kita untuk mereka. apakah dalam pikir kita benar benar karena mencintai mereka, atau jangan jangan masih menyimpan sedikit saja tujuan terselubung atas komunikasi dengan mereka. bila telah lurus niatan dalam hati kita untuk menjalin komunikasi dengan mereka, maka tanpa sadar akan terpancar aura kasih sayang dan keikhlasan yang akan langsung diterima oleh mereka, untuk apapun sikap yang akan kita lakukan padanya. walau untuk sedikit saja bercandaan, atau bahkan emosi amarah yang kita sampaikan, jikalau semua telah terbungkus dengan niat kecintaan kita, maka luntur dan luluhlah segala persepsi negatif atas sikap nyata kita pada mereka..

jadi, berlakulah baik tidak hanya dari sikap positif, tapi mulailah dari hati nurani untuk membentuk sikap positif itu...wallahu alam...
:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar